Perlakuan kayu pada pintu dan jendela aluminium berlapis kayu merupakan proses inti yang menentukan daya tahan, estetika, dan stabilitasnya. Tujuan utamanya adalah: mengendalikan kadar air, mencegah pembusukan dan kerusakan akibat serangga, mengurangi tekanan internal, meningkatkan ketahanan terhadap cuaca, dan beradaptasi dengan berbagai lingkungan penggunaan di dalam dan luar ruangan.
Berdasarkan karakteristik struktural komposit pintu dan jendela berlapis kayu-aluminium, berikut adalah proses pengolahan kayu lengkap dari perusahaan kami:
Pemilihan Kayu yang Sesuai
Untuk kayuberpakaian-Untuk pintu dan jendela aluminium, kayu solid dengan kepadatan tinggi dan tahan korosi biasanya diprioritaskan. Produk kelas bawah di pasaran sering menggunakan kayu pinus, yang rentan terhadap pembusukan dan membutuhkan perawatan anti-korosi yang menyeluruh.
Standar Seleksi LEAWOD:
1. Perusahaan kami secara rutin menyediakan berbagai jenis kayu premium, termasuk kayu ek Amerika, jati, dan merbau.
2. Kami hanya menggunakan papan kayu yang telah melalui proses penguapan, penghilangan lemak, anti korosi, perawatan anti serangga, dan pengeringan.
3. Kayu tersebut menjalani proses pengkondisian alami di pabrik kami untuk meminimalkan risiko deformasi di masa mendatang.
LANGKAH 1: Memotong Bahan
Tegangan internal pada kayu dapat menyebabkan kayu mudah berubah bentuk. Dengan memotong kayu pada bagian yang berubah bentuk, tegangan internal tersebut dapat dikurangi.
LANGKAH 2: Meratakan Permukaan
Permukaan kayu dibuat rata secara seragam melalui pengoperasian mesin perata ketebalan.
LANGKAH 3: Pengukuran Dimensi Kayu
Material dipotong sesuai dengan dimensi profil kayu menggunakan gergaji multi-mata pisau.
LANGKAH 4: Memilih Bahan & Warna
Proses ini memisahkan kayu berdasarkan warna dari gelap ke terang dan membuang area yang cacat seperti lubang serangga dan simpul, sehingga memastikan kualitas material dan konsistensi warna.
LANGKAH 5: Menyatukan Jari
Setelah dipilih, potongan kayu disambung dengan teknik finger-joint. Perusahaan kami menggunakan perekat finger-joint dari Henkel Jerman untuk memastikan daya rekat dan keamanan yang lebih baik.
LANGKAH 6: Pusat Pemesinan Lima Sumbu
ItuPeralatan pemesinan lima sumbu, menawarkan presisi lebih tinggi dan menghilangkan tegangan internal untuk memastikan profil kayu digiling dalam satu kali proses.
LANGKAH 7: Poles
Setelah proses penggilingan, potongan kayu tersebut memasuki tahap pengamplasan. Di sini, pengamplasan menggunakan mesin dan pengamplasan manual digunakan untuk memastikan kayu menjadi halus dan bebas dari gerigi.
LANGKAH 8: Lapisan Primer
Lapisan pertama adalah primer celup 360°, yang memberikan penyegelan penuh pada permukaan kayu. Lapisan kedua adalah primer dengan kandungan padatan tinggi, yang menawarkan ketahanan cuaca yang lebih baik. Lapisan primer ketiga selanjutnya menyegel kayu sekali lagi.
LANGKAH 9: Pengendalian Kadar Air
Setelah penyambungan jari dan lapisan primer pertama, kayu menjalani dua proses penyeimbangan gelombang mikro untuk mengeringkannya sesuai dengan parameter yang telah ditentukan, mencegah pembengkakan, penyusutan, atau deformasi akibat perubahan kadar air.
LANGKAH 10: Lapisan Atas
Melalui para pengrajin kami, lapisan pertama adalah pernis bening, diikuti oleh lapisan kedua, yaitu cat berwarna. Proses ini pada akhirnya menghasilkan efek visual yang diinginkan sesuai permintaan klien pada profil kayu.
Waktu posting: 27 Maret 2026
+0086-157 7552 3339
info@leawod.com 